LAMPUNG, gen-idn.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah kunjungan kerja ke Koperasi Pondok Pesantren Al Firdaus, Candipuro, Lampung Selatan, Senin (4/5/2026). Dalam kunjungannya, Wamenkop mensosialisasikan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Wamenkop menjelaskan, selain terus gencar mengawal Kopdes, Kemenkop juga tetap mengawal dan melayani koperasi yang sudah sejak lama berdiri atau di luar Kopdes. Termasuk koperasi produksi seperti Koperasi Pondok Pesantren Al Firdaus.
Wamenkop juga menjelaskan bahwa Kemenkop memiliki komitmen untuk membantu ketahanan pangan. “Bapak Presiden ingin semua wilayah, baik di pedesaan maupun kabupaten menjaga ketahanan pangannya. Sehingga di Kemenkop punya konsentrasi khusus. Sekarang kita mendorong agar koperasi harus masuk ke sektor-sektor produksi, Industri, dan distribusi,” ujar Wamenkop.
Wamenkop menambahkan, kehadirannya di Lampung adalah bentuk dukungan kepada koperasi produsen, khususnya terkait dengan agro. “Lampung Timur ini adalah pusatnya tanaman coklat. Jadi yang harus diperkuat adalah akses modal, akses pasar, dan kualitas SDM-nya,” terangnya.
“Tidak Ada Kendala”
Wamenkop menjelaskan, terkait update dari program KDKMP. “Ini adalah ekosistem punya koperasi warga desa/kelurahan. Terkait akses pasar harusnya tidak menjadi kendala. Semua outlet-outlet atau gerai yang ada di Lampung Timur juga tidak ada kendala,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lampung Evie Fatmawaty menambahkan, KDKMP di Provinsi Lampung ada 2.650 titik. Bahkan, yang sudah selesai minggu kemarin ada 174 titik.
“Mungkin hari ini sudah bertambah, khusus Lampung Timur, KDKMP-nya ada 564 titik, sebayak 264 titik yang sudah proses pembangunan. Sehingga di Provinsi Lampung sangat antusiasme menyambut didirikannya KDKMP,” paparnya.
Erwin Tambunan
Wamenkop Farida Farichah berfoto dengan pengurus ketika berkunjung ke Koperasi Pondok Pesantren Al Firdaus, Candipuro, Lampung Selatan. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















