banner 728x250

Kemenkop Pastikan Program Pengembangan Koperasi di Luar KDKMP Tetap Prioritas

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyatakan tetap fokus mendukung pengembangan koperasi eksisting di luar Program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Komitmen ini dituangkan dalam beberapa hal termasuk pendampingan, pengembangan SDM hingga fasilitasi pembiayaan bergulir koperasi melalui Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkop, yaitu Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan tingkat suku bunga yang rendah.

“Selain menjalankan tugas yang menjadi program prioritas nasional (KDKMP), Kemenkop juga tetap membina koperasi yang sudah ada, seperti salah satunya termasuk koperasi di lingkungan TNI AU (Inkopau),” kata Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono pada sambutannya di Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

banner 325x300

Menkop menjelaskan bahwa keberpihakan pemerintah terhadap kemajuan koperasi di Indonesia sangat tinggi di mana Presiden Prabowo mencetuskan untuk membangun 83.000 KDKMP. Akselerasi pembangunan KDKMP tidak lepas dari peran TNI yang juga menjalin kerjasama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menkop memastikan Koperasi Inkopau layak dijadikan mitra bagi pengembangan kapasitas SDM, khususnya di program KDKMP. Hal ini didasarkan pada catatan capaian kinerja Inkopau untuk tahun buku 2025 yang sangat impresif. “Kami akan mendukung penuh kegiatan usaha dari Inkopau, kalau perlu kita bantu meminta penyesuaian peraturan Kementerian Keuangan agar Inkopau bisa lebih punya porsi yang memungkinkan melakukan terobosan-terobosan terhadap pemanfaatan asset dan pengembangan usahanya,” ujar Menkop.

Dia mengapresiasi pengurus Inkopau yang masih aktif dan berkomitmen menjalankan usahanya di tengah tanggung jawab menjaga keamanan Negara. Menurutnya, dukungan dari TNI AU menjadi bukti nyata bahwa koperasi bisa lebih kuat dan modern sebagaimana yang dicita-citakan Presiden Prabowo Subianto. “Presiden ingin praktek dan sistem arah ekonomi kita kembali ke konstitusi, di situlah koperasi menjadi badan usaha yang paling relevan,” ulas Menkop.

Mencapai Rp33,5 Miliar

Ketua Umum Inkopau, Marsekal Pertama TNI AR. Panca Putra, menyampaikan dukungan moril Kemenkop sangat berarti bagi Inkopau dalam penguatan basis usahanya. Dalam catatan usahanya, Inkopau berhasil merealisasikan Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 mencapai Rp33,5 miliar atau 110% dari rencana awal.

Dia menegaskan optimisme menghadapi tahun 2026 meski ada tantangan global. Rencana kerja tahun 2026 menargetkan SHU Rp23 miliar, dengan strategi merintis usaha baru seperti olahraga, restoran, waralaba dan agro usaha. Panca yakin target tersebut bisa tercapai dengan kerjasama yang solid. “Kami harus optimis dan yakin bahwa SHU tahun 2026 yang akan datang bisa tercapai dan melampaui target,” tukasnya.

Aspers Kasau Marsekal Muda TNI Yosta Riza menekankan pentingnya kesejahteraan prajurit sebagai tujuan utama koperasi. Dia mengapresiasi capaian Inkopau khususnya peningkatan SHU 2025 yang menunjukkan kerjakeras pengurus. Menurutnya, penguatan kinerja usaha harus berjalan seiring dengan peningkatan layanan.

Yosta menambahkan pengelolaan koperasi harus ditingkatkan dengan inovasi dan profesionalisme. Kekuatan koperasi ada pada kemampuan saling memperkuat dan mengelola potensi dengan lebih solid. Dia menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan. “RAT ini harus memperkuat koperasi bukan hanya sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan kesejahteraan TNI AU,” paparnya.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono saat tiba untuk mengikuti  RAT Tahun Buku 2025 Induk Koperasi Angkatan Udara di Aula Balai Prajurit Graha Bimasakti TNI AU Triloka, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Goto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *