banner 728x250

Japan Open 2026: Ganda Putri Febriana/Meilysa Menang, Jojo Tumbang

banner 120x600
banner 468x60

TOKYO, gen-idn.com – Pasangan pebulutangkis Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menang dua game langsung atas wakil Taiwan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun 21-16, 21-8 pada 32 besar Japan Open 2026 yang manggung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Jepang, namun kegagalan dialami Jonatan Chistie pada babak pertama turnamen internasional  BWF World Super 750 tersebut.

Dengan kemenangan di pertandingan pertama itu, Meilysa Trias Puspitasari mengungkapkan isi hatinya. “Alhamdulillah hari ini berjalan dengan baik, diberikan kemenangan tanpa cedera. Tadi di awal game pertama, kami masih bermain dengan mengikuti pola lawan. Lusa kami melawan Liu Sheng Shu/Tan Ning (China) dan kami ingin main bagus. Harus fokus dari awal pertandingan,” ujar Meilysa kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.

banner 325x300

Febriana Dwipuji Kusuma menimpali,” Setelah interval game pertama, kami mengubah pola, mengubah tempo dengan tidak mengikuti pola mereka. Itu cukup berhasil dan kami lanjutkan di game kedua. Lawan yang banyak bermain panjang bisa kami antisipasi.”

“Agak Kencang”

“Dibandingkan kemarin memang kondisi lapangan agak berbeda. Laju shuttlecock agak kencang, mungkin karena hari ini terasa ada hembusan angin. Setelah hasil yang cukup bagus di Indonesia Open dan Australian Open, kami tentunya ingin terus memberikan yang terbaik,” urai Febriana.

Unggulan keempat tunggal putra dari Indoneesia, Jonatan Christie di luar dugaan kalah atas Panitchapon Teeraratsakul (Thailand) 16-21, 14-21. Pertama kondisi shuttlecock-nya cukup berbeda dari kemarin saya tes lapangan, hari ini jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya. Jadi tadi juga sebenarnya sedikit berubah cara mainnya, pola strateginya tapi ya tadi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu,” tukas Jonatan ‘Jojo’ Christie.

“Bisa dibilang juga saya terlambat bereaksi dan beradaptasi terutama di game kedua. Sempat ambil beberapa poin beruntun tapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini Panitchapon juga bermain lebih agresif. Sebenarnya main dia mirip-mirip saat kemarin bertemu di Indonesia Open, tapi di sini dengan kondisi bola yang seperti tadi membuat dia lebih nyaman bermain dengan karakter dia yang lebih menyerang,” lanjut Jojo.

Mion Efendy

Jonatan Christie mengamati raket dan kalah atas Panitchapon Teeraratsakul (Thailand) 16-21, 14-21. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *