MAKASSAR, gen-idn.com – Lanud Sultan Hasanuddin mengerahkan pesawat Boeing 737 milik Skadron Udara 5 untuk mendukung operasi pencarian Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang dilaporkan tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/7/2026).
Pengerahan pesawat Boeing 737 dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI Angkatan Udara dalam misi kemanusiaan dan operasi pencarian serta pertolongan atau Search and Rescue (SAR), dengan melaksanakan pengamatan udara guna membantu mempercepat proses pencarian korban maupun lokasi kapal yang tenggelam.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han., menyampaikan keterlibatan unsur udara TNI AU merupakan wujud komitmen dalam membantu pemerintah dan instansi terkait pada setiap operasi kemanusiaan, khususnya pada situasi darurat yang memerlukan kemampuan pengamatan dari udara.
“Pencarian Dapat Dipantau”
“Melalui kemampuan yang dimiliki pesawat Boeing 737 Skadron Udara 5, diharapkan area pencarian dapat dipantau secara lebih luas dan efektif sehingga bisa mendukung tim SAR gabungan untuk menemukan korban maupun petunjuk keberadaan KLM Nurul Salsa,” ujarnya.
Selama pelaksanaan misi, pesawat melaksanakan penyisiran di sejumlah sektor pencarian yang telah ditentukan dengan berkoordinasi bersama Basarnas, TNI, Polri dan unsur SAR gabungan lainnya yang terlibat dalam operasi.
Lanud Sultan Hasanuddin akan terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan operasi dan siap mengerahkan kemampuan terbaik TNI Angkatan Udara guna membantu misi pencarian dan penyelamatan, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Pen Lanud Sultan Hasanuddin – Robet
Pada pertemuan khusus, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Vincentius Endy Hadi Putra, M.Han. menyampaikan, Basarnas, TNI, Polri dan unsur SAR gabungan lainnya terlibat dalam operasi. Foto: Pen Lanud Sultan Hasanuddin.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















