banner 728x250

Menteri Koperasi: KDKMP Mesin Baru Penggerak Ekonomi Desa

banner 120x600
banner 468x60

MAGELANG, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di provinsi, kota, kabupaten seluruh Indonesia bergandeng tangan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menkop menegaskan 83.000 lebih KDKMP siap menjadi mesin baru produksi dan distribusi desa.

Menkop menyampaikan terima kasih atas dukungan para Ketua DPRD Kabupaten/Kota Se-Indonesia karena turut bekerjakeras merealisasikan Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto, KDKMP. Dia berharap sinergitas antar pemerintah pusat dan daerah terus terjaga sehingga memberi dampak positif kepada masyarakat Indonesia.

banner 325x300

Menkop menegaskan setelah pembentukan 83.000 lebih kelembagaan KDKMP, kini memasuki fase operasionalisasi. “Per hari ini pembangunan yang sudah selesai 100% sebanyak 5.500 titik. Ini tidak lepas juga dari dukungan dari teman-teman dari daerah, provinsi, kabupaten, kota yang ada,” papar Menkop saat jadi narasumber Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu Malam (18/4/2026).

Menkop menjelaskan KDKMP memiliki tiga fungsi, pertama menjual dan menyalurkan barang-barang kebutuhan, barang-barang subsidi, barang-barang kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari. Barang-barang bersubsidi termasuk gas LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, beras SPHP, gula akan disalurkan melalui KDKMP. Fungsi yang kedua adalah menjadi off-taker, menampung dan menyerap hasil produk masyarakat di desa dan kelurahan.

Terbawah

Adapun fungsi yang ketiga menjadi instrumen terbawah dari program-program pemerintah pusat termasuk bantuan-bantuan dari pemerintah pusat kepada para penerima manfaat. Kegiatan-kegiatan KDKMP akan menjadi instrumen baru bagi masyarakat desa dan kelurahan karena masyarakat desa itu tidak lagi hanya sekadar sebagai penerima manfaat, tapi mereka juga akan diubah menjadi pelaku atau subjek ekonomi.

’’Ini akan mengubah mindset ekonomi Indonesia dan diharapkan secara bertahap sistem ekonomi kita akan kembali berbasis kepada kebersamaan, kekeluargaan dan kegotong royongan. Karena nanti misalkan di gerai-gerai sembako yang dijual di setiap KDKMP adalah barang-barang yang juga diisi oleh produk-produk UMKM lokal,” ujar Menkop Ferry.

Ferry Juliantono menjelaskan, masyarakat ternyata mampu memproduksi sendiri barang-barang yang paling sederhana. Karena itu, ke depan memberikan kesempatan menjadi sarana bagi bapak dan ibu semua pimpinan DPRD provinsi, kabupaten, kota untuk mendorong produk UMKM di daerahnya masing-masing. Sama-sama dampingi, diinkubasi, bahkan kalau perlu dibiayai agar produk-produk UMKM lokal bisa mengisi gerai-gerai yang ada di KDKMP.

“Jangan takut produknya enggak laku, karena kami akan prioritaskan produk-produk UMKM lokal yang akan mengisi rak-rak di KDKMP. Ini perlu didorong bersama-sama, karena memang harapannya adalah produk-produk itu bisa diisi oleh kita sendiri,” ucap Ferry.

Erwin Tambunan

Menteri Koperasi Ferry Juliantono di antara para peserta Kursus Pemantapan Pemerintah Daerah Ketua DPRD di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu Malam (18/4/2026). Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *