banner 728x250

Kemenkop Perkuat Kolaborasi Transformasi Sawit Rakyat Lewat Program PalmStep Agriterra

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALAN BUN, gen-idn.com – Kementerian Koperasi (Kemenkop) mendorong pengembangan hilirisasi kelapa sawit rakyat berbasis koperasi sebagai upaya meningkatkan nilai tambah, memperkuat kelembagaan petani, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan di Forum Pembelajaran dan Perencanaan Tahunan Program Palm Oil Sustainability & Traceability Enhancement Programme (PalmStep) di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

banner 325x300

Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus diwakili Elviandi (Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kemenkop) menyampaikan,“Forum ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi pelaksanaan program tahun pertama, serta menyusun rencana kerja ke depan secara lebih terarah dan terukur,” kata Elviandi, Rabu (22/4/2026).

Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, juga dilakukan penandatanganan Rencana Kerja Tahunan (RKT) antara Kemenkop, Pemkab Kotawaringin Barat dan Agriterra. “Penandatanganan menjadi dasar pelaksanaan program secara lebih terkoordinasi, terintegrasi dan berkelanjutan, dengan fokus pada peningkatan kapasitas petani dan penguatan kelembagaan koperasi,” terang Elviandi.

Forum juga menghadirkan sesi dialog yang melibatkan Tatag Adi Sasono (Manajer Program PalmStep Agriterra), Sutiyana (Ketua Koperasi Sekunder Karya Sawit Mandiri Jaya/KSMJ), serta Rukaiyah Rafik (Kepala Sekretariat Fortasbi).

Dialog ini membahas capaian implementasi program pada tahun pertama, berbagai pembelajaran penting dari pelaksanaan di lapangan, hingga arah penguatan program ke depan, baik pada tingkat petani, koperasi, maupun dukungan kebijakan di tingkat daerah.

Selama tahun pertama pelaksanaan, Program PalmStep menunjukkan perkembangan yang positif. Pada tingkat petani, program ini berkontribusi meningkatkan kapasitas melalui pelatihan praktek budidaya yang baik, penerapan prinsip keberlanjutan, serta penguatan aspek legalitas sebagai bagian dari persiapan menuju sertifikasi.

Perencanaan Usaha Koperasi

Pada tingkat kelembagaan, program ini berkontribusi memperkuat tata kelola dan perencanaan usaha koperasi. Terbukti, KSMJ telah berhasil menyusun rencana bisnis pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 30 ton per jam, termasuk penyusunan proyeksi keuangan jangka panjang sebagai dasar pengembangan usaha dan penjajakan pembiayaan.

“Selain penguatan internal koperasi, program PalmStep ini juga membuka akses pasar yang lebih luas melalui kegiatan studi komparatif ke pabrik pengolahan kelapa sawit di Provinsi Riau, penguatan jejaring dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), serta fasilitasi koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah,” papar Elviandi.

Dia berharap langkah ini bisa mempercepat pengembangan pabrik pengolahan kelapa sawit berbasis koperasi di berbagai daerah. Program PalmStep dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pada periode 1 Maret 2025 hingga 28 Februari 2029, dengan Agriterra sebagai koordinator program dan Fortasbi sebagai mitra pelaksana.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani sawit swadaya untuk menjaga kelanjutan usahanya dan memperkuat kelembagaan koperasi sebagai basis ekonomi anggotanya. “Juga mendorong kebijakan daerah yang mendukung pengembangan hilirisasi sawit rakyat berbasis koperasi,” imbuh Elviandi.

Melalui forum PalmStep ini, seluruh pemangku kepentingan (pemerintah, koperasi, petani, aosiasi dan mitra teknis) menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mendukung keberhasilan transformasi sawit rakyat.

Kemenkop memandang pengembangan hilirisasi kelapa sawit berbasis koperasi merupakan salah satu strategi penting memperkuat ekonomi kerakyatan. “Hingga mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Elviandi.

Erwin Tambunan

Elviandi mewakili Deputi Pengembangan Usaha Koperasi, Panel Barus menandatangani Rencana Kerja Tahunan antara Kemenkop, Pemkab Kotawaringin Barat dan Agriterra. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *