JAKARTA, gen-idn.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM mengapresiasi perempuan tangguh dari berbagai latar belakang profesi pada momentum Peringatan Hari Kartini bertema Kartini Masa Kini, DWP UMKM Peduli yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan perempuan-perempuan inspiratif dari beragam profesi, mulai dari guru honorer, pengemudi ojek online perempuan, amil jenazah perempuan, petugas kebersihan, pramubakti, hingga pedagang, buruh cuci, penjaga anak dan pekerja sosial yang setiap hari mengabdikan diri bagi keluarga dan masyarakat.
Penasihat DWP Kementerian UMKM, Tina Maman Abdurrahman, menyampaikan apresiasi atas ketangguhan perempuan Indonesia yang menjalankan berbagai peran tersebut. “Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada perempuan-perempuan hebat yang hadir hari ini. Mereka adalah representasi Kartini masa kini yang tetap tangguh, produktif dan terus berkontribusi di tengah berbagai peran yang dijalankan,” ujar Tina.
Menurutnya, kehadiran para perempuan inspiratif itu mencerminkan semangat Kartini masa kini, yakni perempuan Indonesia yang terus berjuang, memberi manfaat bagi lingkungan, serta mampu menjalankan peran ganda sebagai ibu, istri dan pelaku usaha dengan tetap menjaga keseimbangan antara keluarga dan pekerjaan.
Tina menambahkan, Peringatan Hari Kartini juga menjadi momentum refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini memperjuangkan harkat dan martabat perempuan Indonesia. Semangat tersebut kini terwujud dalam kiprah nyata perempuan di berbagai sektor, termasuk sebagai pelaku UMKM. “Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momen untuk mengapresiasi sekaligus menguatkan peran perempuan dalam pembangunan, baik di lingkup keluarga maupun masyarakat,” katanya.
“Besarnya Peran Perempuan”
Ditegaskan, perempuan Indonesia semakin menunjukkan peran strategis, khususnya di sektor UMKM yang menjadi salah satu penopang ekonomi nasional. “Sebanyak 64,5% UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan dan 51,2% penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah perempuan. Hal ini menunjukkan besarnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi,” jelas Tina.
Dia menekankan, perempuan memiliki peran fundamental membangun kualitas generasi dan peradaban bangsa. “Perempuan adalah pilar utama dalam membangun keluarga, masyarakat dan bangsa. Karena itu, penting bagi kita untuk terus memberikan dukungan agar perempuan dapat mengembangkan potensinya secara optimal,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, dikegiatan ini juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada sepuluh perempuan inspiratif, termasuk pelaku UMKM yang memberikan kontribusi nyata di bidangnya.
Penerima penghargaan itu antara lain Lista Hurustiati (Gerai Lengkong), Fetty Asmaniaty (Rektor Institut Pariwisata Trisakti), Betsy Monoarfa (Fiva Food), Dewi Meisari (ukmindonesia.id), Mellyza Novisari Iskandar (She Max – PT Inti Arumi Indonesia), Cindy Susanto (Boolet), Roikhanatun Nafi’ah (Crustea Indonesia), Lydia Anggraeni Kidarsa (Bioteknik), Asiah (pegiat sosial), serta IIs Ismawaty (Founder Yayasan Al-Madiniyah).
Melalui momentum ini, DWP Kementerian UMKM berharap semangat Kartini terus hidup dalam setiap langkah perempuan Indonesia untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. “Semoga perempuan Indonesia senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan dan kesempatan untuk terus menjalankan perannya dengan sebaik-baiknya, baik di keluarga maupun dalam kontribusinya bagi masyarakat dan bangsa,” tukas Tina.
Erwin Tambunan
Tina Maman Abdurrahman di antara Kartini masa kini yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online. Foto: Humas Kementerian UMKM.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















