banner 728x250

Wamenkop Apresiasi KSU Talenta GMTI Kupang Yang Memiliki Total Aset Rp80 Miliar

banner 120x600
banner 468x60

KUPANG, gen-idn.com – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengapresiasi masyarakat NTT yang aktif berkoperasi, khususnya para anggota Koperasi Serba Usaha (KSU) Talenta GMTI dengan total aset mencapai Rp80 Miliar. Karena itu, Wamenkop berharap KSU Talenta GMTI terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Provinsi NTT.

“Sebanyak 13.000 anggota dari koperasi talenta merupakan kekuatan utama. Saya selalu menyampaikan bahwa membangun, mendirikan itu lebih mudah. Tetapi menjaga kepercayaannya itu jauh lebih sulit,” ujar Wamenkop pada sesi diskusi bersama KSU Talenta GMTI beserta jajaran pengurus dan anggota di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (9/5/2026).

banner 325x300

Apalagi disampaikan pernah terjadi masa krisis, baik pada saat Covid-19 maupun waktu krisis monitor 1998. Tetapi, koperasi talenta mampu menjaga dan bangkit kembali, sehingga mendapatkan kepercayaan dari para anggotanya. Wamenkop menyampaikan, momentum kali ini bahwa Presiden Prabowo ingin memastikan penggerak-penggerak koperasi dan pemerintah sama-sama mengembalikan soko guru ekonomi dalam bentuk koperasi.

“Saya kira ini adalah momentum yang luar biasa dan kita berharap seluruh lokasi koperasi yang ada di NTT menyambut momentum ini untuk menuju kebangkitan, terutama pertumbuhan ekonomi di 8%. Kita sangat berharap pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan ini, koperasi-koperasi tidak hanya sebagai objek dan tidak hanya sebagai penonton. Kita harus ambil peran dalam rangka ikut menumbuhkan pertumbuhan ekonomi,” tegas Wamenkop.

Agar Bisa Bertransformasi

Farida Farichah menjelaskan, Kemenkop sedang mendorong koperasi simpan pinjam agar bisa transformasi. Artinya dari koperasi simpan pinjam melayani konsumtif didorong untuk sektor produksi. “Kami di Kemenkop bersama LPDB Koperasi sedang mendorong agar koperasi-koperasi ke depan harus lebih fokus di sektor-sektor produksi, sektor-sektor industri.”

Farida menambahkan,, dimomentum ini diharapkan koperasi-koperasi termasuk KSU Talenta memberi pemahaman yang sama kepada anggotanya.

Ketua KSU Talenta GMIT Des Pila Padji mengatakan bahwa KSU Talenta GMIT Kupang telah melewati masa-masa sulit. Bisa melewatkan ini semua karena terus saling percaya dan memberikan pelayanan kepada anggota. “Bersyukur anggota kami bisa menembus 13.000. Bahkan aset koperasi kami pun ada di angka Rp80 miliar,” paparnya.

Staf Ahli Gubernur Nusa Tenggara Timur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Yusuf Lery Rupidara menambahkan, perekonomian di NTT, masyarakatnya lebih memilih koperasi. Jumlah koperasi yang sudah ada kurang lebih 3.000, sebagian ada koperasi simpan pinjam sebagai koperasi penopang pendidikan. “Bahkan akan ada sebanyak 7.000 unit Koperasi Desa Merah Putih. Ini yang nanti akan terus kita dukung dan kawal,” ungkap Yusuf.

Erwin Tambunan

“Kita harus ambil peran dalam rangka ikut menumbuhkan pertumbuhan ekonomi,” tegas Wamenkop pada sesi diskusi. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *