SYDNEY, gen-idn.com – Unggulan ketiga tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan menghentikan langkah seterunya pebulutangkis Minoru Koga (Jepang) dengan rubber game 20-22, 21-16, 21-9 pada babak 16 besar Australian Open 2026 yang dimainkan di arena pertandingan Quaycentre, Olympic Boulevard Sydney, Australia, Kamis (11/6/2026).
Dengan kemenangan itu membawa Alwi Farhan ke perempatfinal, sama dengan compatriotnya Moh Zaki Ubaidillah yang menang atas Lee Cheuk Yiu (Hong Kong). Alwi Farhan dipaksa berjuang selama 1 jam 13 menit oleh Koga di turnamen berhadiah total USD500.000 tersebut.
Alwi Farhan seusai pertandingan, mengatakan,” Alhamdulillah bisa mengatasi semua problem yang ada di lapangan, memang nggak gampang tadi, lawan posturnya memang kecil tapi nggak mati-mati, justru itu membuat nafsu. Dengan berjalannya waktu, makin lama, makin sadar, makin bisa mengontrol kondisi jadi tadi belajar untuk mengatasi nafsunya, jadi nggak buru-buru mau mendapat poin.”
“Memang beberapa kali, bola-bola banyak unlucky ball juga dari dia. Walau sudah jatuh-jatuh posisinya susah, dia juga masih bisa dapat. Itu mungkin kelebihannya dia, unik juga sih karena memang posturnya tidak terlalu tinggi, tapi dia bisa memaksimalkan apa yang dia punya, which is itu something bagus untuk tunggal putra, karena ada pola-pola permainan yang berbeda-beda,” tuturnya.
Kepada Tim Media dan Humas PP PBSI, dia menambahkan,” Perjalanan masih sangat panjang, jadi saya fokus untuk perempatfinal. Besok siap tempur, siap tarung, karena nggak ada pertandingan yang mudah. Semoga Tuhan bantu saya karena ini sudah rentetan minggu ketiga, pasti nggak mudah untuk sayam terutama dari sisi mental pikirannya dan fisiknya. Nothing impossible. Saya yakin Tuhan memberikan jalan saya yang paling baik di Australian Open.”
Mion Efendy
Alwi Farhan berjalan dengan santai seusai mengatasi perjuangan pebulutangkis Jepang, Minoru Koga dan maju ke babak perempatfinal. Foto: Humas.
Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com


















