banner 728x250

Australian Open 2026: Febriana/Meilysa Lewati Polina/Yevheniia, Segel Perempatfinal

banner 120x600
banner 468x60

SYDNEY, gen-idn.com – Ganda putri skuad Merah Putih Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengungguli Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr (Ukraina) 21-9, 21-12 untuk menancapkan kaki ke perempatfinal Australian Open 2026  di arena Quaycentre, Olympic Boulevard Sydney, Australia, Kamis (11/6/2026).

Pertandingan kali ini seperti diakui Febriana Dwipuji Kusuma, lebih mudah jika dibandingkan dengan tarung mereka sebelumnya di All England lalu. “Ketika itu kami menang ketat rubber game, hari ini yang pasti kami lebih mempersiapkan untuk bermain seperti apa dari strategi dan mempelajari video main lawan dari laga di All England itu,” tuturnya kepada Tim Media dan Humas PP PBSI.

banner 325x300

“Setelah ini kami recovery dulu lalu tambah semangatnya untuk ke perempatfinal, karena semakin naik babaknya lawan juga semakin tambah tidak mudah. Tahun lalu kami runner up di sini, tahun ini pengennya bisa upgrade jadi juara.”

Meilysa Trias Puspitasari menimpali,” Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa gangguan apapun. Hari ini kami terus fokus dari awal sampai akhir.”

Comeback

Kemenangan juga dibukukan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dari wakil Taiwan, Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui dengan skor 21-16, 21-17.Ini merupakan come back pasangan ini akibat Rehan Naufal Kushajanto mengalami cedera.

Rehan Naufal Kusharjanto menjelaskan,” Pertama-tama saya ucapkan alhamdulillah berhasil menyelesaikan pertandingan, tidak ada cedera dan apa yang kita terapkan bisa sesuai dengan yang diinginkan. Walaupun ini sudah pertandingan ketiga saya setelah cedera, saya mau tetap pelan-pelan saja, step by step. Yang penting tetap jaga lutut, tetap jaga badan juga di setiap hari. Jaga hati juga, fokus, pikiran semua.”

Gloria Emanuelle Widjaja menambahkan,” Rasanya senang bisa ke perempatfinal di pertandingan ketiga comeback dengan Rehan. Walaupun step by step, kami bisa sampai di level ini pun sangat luar biasa, bisa bertahan sampai sekarang sangat bersyukur. PR-nya kita kan dari tahun lalu itu adalah finishing ya. Maksudnya di mana kami sudah unggul, tapi nggak bisa menyelesaikan, jadi kalah. Kami ingin memperbaiki hal ini dan semoga ke depan bisa lebih enjoy dan menikmati pertandingan lagi.”

Namun langkah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin digagalkan unggulan kedua turnamen berhadiah total USD500.000 ini, Liang Wei Keng/Wang Chang (China) dua game langsung 15-21, 18-21.

Mion Efendy

Rehan Naufal Kusharjanto mengembalikan pukulan serangan Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui, sedangkan pasangannya Gloria Emanuelle Widjaja menyaksikan momen itu. Foto: Humas.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *