banner 728x250

Menkop Ajak Kadin Jadi Mitra Bagi Kopdes Merah Putih di Sektor Industri dan Tambang

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA, gen-idn.com – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjadi mitra strategis seperti Kakak Asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih di seluruh Indonesia, khususnya di sektor industri dan pertambangan.

“Saya meyakini kolaborasi dengan Kadin ini akan menjadi satu gerakan yang lebih dahsyat, terutama dalam operasionalisasi Kopdes Merah Putih di desa-desa,” kata Menkop, pada Diskusi Monthly Economic Diplomacy Breakfast (K-MED) yang diselenggarakan Kadin Indonesia, di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

banner 325x300

Menkop menyampaikan keinginannya melakukan kerjasama dengan Kadin untuk bisa menyediakan alat-alat pasca panen seperti dryer, control atmosphere storage dan lainnya bagi Kopdes Merah Putih. Selain itu, Menkop berharap Kadin bisa hadir sebagai mitra strategis semacam terutama dalam pengelolaan tambang dan minyak yang baru saja diresmikan izinnya bisa dikelola koperasi.

“Kami mendukung Kadin Indonesia untuk bisa bermitra bersama agar koperasi dapat menyusul ketertinggalan dari BUMN dan usaha swasta, baik dari sisi aset, volume usaha dan partisipasi masyarakat,” imbuh Menkop.

Menkop menjabarkan isi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025 yang belum lama dirilis pemerintah, yaitu tentang perubahan kedua atas PP Nomor 96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba.

“Sekarang, koperasi boleh mengelola tambang mineral seluas 2.500 hektar. Jadi, jangan kaget nanti kalau tahun depan banyak orang koperasi sudah seperti pengusaha Kadin,” ucap Menkop.

Meski begitu, dia mengakui, masih banyak koperasi yang memiliki keterbatasan, khususnya mengelola satu pertambangan. “Saya mengajak dan menyarankan agar Kadin bermitra dengan koperasi-koperasi yang nanti akan mempunyai izin tambang dan mineral,” pinta Menkop.

Membutuhkan Kerjasama

Baginya, koperasi membutuhkan kerjasama, dukungan dan bimbingan dari Kakak Asuh Kadin, agar dapat mengelola aneka bisnis dengan baik. “Karena, selama ini, justru di kantong-kantong minyak dan gas atau di titik-titik tambang mineral batubara, di situlah tempat-tempat kantong-kantong kemiskinan,” ungkap Menkop.

Dengan anomali seperti itu, Menkop berharap koperasi yang anggotanya masyarakat setempat, lebih punya kemandirian sosial, hingga lebih mempunyai empati terhadap masalah sosial ekonomi dan lain sebagainya.

“Makanya, kami akan mendukung penuh sekiranya Kadin bisa menempatkan posisi untuk bermitra dengan koperasi-koperasi yang ada. Sehingga, koperasi bisa mengejar ketertinggalannya dari BUMN dan swasta,” tegasnya.

Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie menegaskan bahwa keberadaan Kadin merupakan mitra strategis dari pemerintah di bidang ekonomi. “Kadin juga menaungi BUMN, koperasi dan UMKM,” Anindya menungkapkan pembicaraan.

Bahkan, keberadaan Kopdes Merah Putih juga ada dalam misi dagang Kadin hingga ke luar negeri. “Bila ke luar negeri, misi kami itu hanya dua, yaitu dagang dan investasi,” kata Anindya.

Anindya menambahkan, di banyak daerah, pihaknya sudah menjalankan program Pasar Murah seperti minyak goreng, beras, dan sebagainya. “Makanya, Kadin menyambut baik rencana kolaborasi dengan Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia,” ujar Anindya.

Erwin Tambunan

Menkop Ferry Juliantono (kiri) dan Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie sepakat ada kerjasama di antara institusi mereka. Foto: Humas Kemenkop.

Artikel ini sudah terbit di jurnal-idn.com

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *